Langsung ke konten utama

Desa kebon Serempak pemilihan RW dan RT

Desa kebon - Sudah tiga taun yang lalu desa kebon memilih para wakil rakyat tingkat rt dan rw dan setelah para rt dan rw terpilih melaksanakan tugasnya tiga tahun lalu hingga sekarang, saatnya momen itu terulang kembali di akhir bulan desember ini, dengan dipimpin sekdes desa kebon ( H.Suyadi ) beserta aparat desa lainnya yang sudah terbentuk susunan panitianya maka pada akhir bulan desember 2010 ini seluruh RW di Desa Kebon diakhiri masa jabatannya dan diadakan pemilihan ketua RW dan RT setempat untuk re-organisasi.

Pemungutan suara tidak dilakukan pada satu tempat di Balai Desa, namun pemilihan di adakan di RW masing-masing dengan tertib mulai dari hari pertama sampai hari terakhir. urut setiap hari 1 RW, namun uniknya pemillihannya bukan pada siang hari namun malam hari seperti pertemuan RW sebagaimana mestinya.
yang membuat aneh lagi pada pemilihan RW dan RT desa kebon tidak ada yang mencalonkan dari pihak masyarakat setempat namun para pemilih bebas memilih siapa yang ingin menjadi wakil mereka, jadi yang datang pada pemilihan itu berhak menulis calon yang\m\ereka pilih sendiri, memilih namanya sendiri juga bisa.
Alhasil semua warga sepakat selama 3 tahun kepemimpinan RT dan RW diakhiri dan diadakan pemilihan yang baru, pada pemilihan kalli ini tidak semua warga memilih atau menentukan wakil mereka, namun satu keluarga diwakili oleh 1 anggota keluarga, jadi berapa KK yang ada di desa kebon, itulah surat suara yang berhak memilih
Setelah selesai pemilihan maka pada bulan januari serentak deadakan Pelantikan ketua RW dan RT desa kebon secara serentak dan menjadi ketua RW dan RT selama 3 tahun kedepan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA PENGHASIL BATIK TULIS RAMAH LINGKUNGAN

Batik Desa Kebon yang menggunakan pewarna alami Batik merupakan salah satu karya seni terkemuka di seluruh nusantara dan telah menjadi kegiatan produksi yang penting di beberapa kota di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Perindustrian, pada tahun 2009 terdapat 28,287 UKM batik di Inonesia yang mempekerjakan 792.286 tenaga kerja. Suksesnya pedagangan batik di Indonesia menimbulkan persoalan lingkungan sendiri karena industri batik setiap tahunnya memproduksi kadar emisi CO2 yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan sektor UKM lainnya dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak tanah, zat kimia pemutih secara berlebihan sehingga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Desa Kebon yang terletak di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, merupakan salah satu sentra batik tulis dengan menggunakan pewarna alam. Sebelum gempa DIY-Jateng 2006, sebagian pembatik di desa ini menjadi buruh batik ditempat usaha batik...

ICE CREAM TRENDY

ICE CREAM TRENDY  : Berasal dari kata ICE = dingin dan CREAM : krim dan dipadukan menjadi ICE CREAM, sedangkan nama TRENDY adalah inspirasi dari si pemilik usaha ICE CREAM TRENDY yang bernama BP. Bambang. BP. Bambang merupakan seseorang warga Desa kebon yang cukup ulet membangun usaha demi menafkah I anak istinya, Pria kelahiran klaten, juli 1975 ini mempunyai 2 anak laki-laki yang dan 1 orang istri. Sosok Bp. Bambang  merupakan salah satu warga Desa kebon yang memiliki jiwa yang tidak pantang menyerah dan terus berusaha dan juga belajar dari sebuah kegagalan yang dia alami.

SEJARAH DAN ASAL-USUL KOTA KLATEN

Ada dua versi yang menyebutkan tentang asal mula nama Klaten , versi yang pertama menyebutkan bahwa kata Klaten berasal dari kata Kelati atau buah bibir. Kemudian seiring perjalanan waktu kata kelati ini mengalami disimilasi menjadi Klaten. Versi kedua beradasarkan kata orang tua terdahulu dan turun temurun yang dikutip dalam buku berjudul “Klaten dari Masa ke Masa” yang diterbitkan Bagian Ortakala Setda Kab. Dati II Klaten Tahun 1992/1993. Versi kedua ini menyebutkan bahwa Klaten awal mulanya berasal dari kata Melati, Melati adalah nama seorang Kyai yang datang dan menetap ke tempat yang masih hutan belantara (sekarang menjadi kota Klaten) kurang lebih 560 tahun yang lalu, dan semakin lama orang semakin berdatangan dan berkembang hingga menjadi kota Klaten seperti sekarang ini. Nama lengkap Kyai Melati adalah Kyai Melati Sekolekan. Dan nama dukuh tempat tinggal Kyai Melati oleh masyarakat kemudian diberi nama dukuh Sekolekan (sekar...